Berikut Regulasi Signage yang Perlu Diketahui Sebelum Membuat Papan Nama Bangunan Komersil

Membuat signage untuk toko, restoran, kantor, atau bangunan komersial tidak cukup hanya mempertimbangkan desain. Ukuran, posisi, konstruksi, hingga perizinannya dapat mengikuti aturan yang berlaku di wilayah tertentu. Karena itu, regulasi signage perlu diperiksa sejak tahap perencanaan agar pemasangan sesuai ketentuan. Hal Dasar yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membuat Signage Regulasi signage dapat berkaitan dengan fungsi papan …

Berikut-Regulasi-Signage-yang-Perlu-Diketahui-Sebelum-Membuat-Papan-Nama-Bangunan-Komersil-Arsika-Daily

Membuat signage untuk toko, restoran, kantor, atau bangunan komersial tidak cukup hanya mempertimbangkan desain. Ukuran, posisi, konstruksi, hingga perizinannya dapat mengikuti aturan yang berlaku di wilayah tertentu. Karena itu, regulasi signage perlu diperiksa sejak tahap perencanaan agar pemasangan sesuai ketentuan.

Hal Dasar yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membuat Signage

Regulasi signage dapat berkaitan dengan fungsi papan nama, lokasi pemasangan, ukuran, hingga tampilan bangunan. Ketentuannya juga dapat berbeda berdasarkan daerah dan jenis bangunan.

1. Pahami Fungsi Signage

Tentukan apakah signage digunakan sebagai identitas usaha, media informasi, atau termasuk kategori reklame. Perbedaan fungsi dapat memengaruhi ketentuan yang perlu dipenuhi.

2. Periksa Lokasi Bangunan

Lokasi menjadi salah satu faktor penting karena setiap daerah dapat memiliki aturan berbeda. Kawasan tertentu juga dapat memiliki ketentuan tambahan terkait tampilan bangunan dan reklame.

Berikut Regulasi Signage yang Perlu Diketahui Sebelum Membuat Papan Nama Bangunan Komersil

3. Sesuaikan dengan Karakter Bangunan

Desain signage sebaiknya mempertimbangkan bentuk fasad, posisi pintu masuk, dan elemen arsitektur yang sudah ada. Penempatan yang tepat membantu identitas usaha terlihat tanpa mengganggu tampilan bangunan.

4. Cek Regulasi Sejak Tahap Desain

Pengecekan aturan sebaiknya dilakukan sebelum menentukan ukuran dan material. Langkah ini dapat mengurangi risiko perubahan desain setelah signage masuk tahap produksi.

Perizinan Signage Bisa Berbeda di Setiap Daerah

Kebutuhan izin signage tidak selalu sama. Jenis, ukuran, lokasi, dan cara pemasangan dapat menentukan apakah sebuah papan nama memerlukan perizinan tertentu.

1. Periksa Apakah Signage Termasuk Reklame

Di beberapa daerah, papan nama atau media identitas usaha dapat masuk dalam ketentuan reklame. Namun, terdapat pula aturan khusus untuk nama pengenal usaha yang melekat pada bangunan.

2. Cari Informasi dari Pemerintah Daerah

Informasi mengenai izin dapat diperiksa melalui pemerintah daerah atau layanan perizinan setempat. Pastikan ketentuan yang digunakan merupakan aturan yang masih berlaku.

3. Siapkan Dokumen yang Dibutuhkan

Persyaratan dokumen dapat berbeda berdasarkan jenis izin dan daerah. Gambar desain, informasi lokasi, dokumen usaha, atau dokumen bangunan dapat menjadi bagian dari persyaratan.

4. Perhatikan Masa Berlaku Izin

Jenis penyelenggaraan reklame tertentu dapat memiliki masa berlaku atau kewajiban setelah pemasangan. Informasi tersebut perlu diperiksa sebelum signage dibuat.

Ukuran dan Lokasi Pemasangan Perlu Disesuaikan

Ukuran signage tidak cukup ditentukan berdasarkan luas fasad. Jarak pandang, ketinggian, posisi bangunan, dan kondisi lingkungan sekitar juga perlu diperhitungkan.

1. Sesuaikan Ukuran dengan Fasad

Signage yang terlalu besar dapat membuat fasad terlihat penuh. Sebaliknya, ukuran yang terlalu kecil dapat mengurangi keterbacaan nama usaha. Karena itu, ukuran signage sebaiknya mengikuti proporsi bidang fasad dan mempertimbangkan jarak pandang dari area sekitar. Komposisinya juga perlu disesuaikan dengan elemen seperti pintu, jendela, kanopi, atau ornamen bangunan agar tampilan tetap seimbang. 

2. Perhatikan Ketinggian Pemasangan

Ketinggian signage dapat memiliki batas tertentu berdasarkan aturan daerah. Posisi pemasangan juga perlu mempertimbangkan visibilitas dari jalan dan area sekitar. Selain mengikuti ketentuan, ketinggian perlu disesuaikan dengan arah pandang pengguna jalan atau pejalan kaki agar nama usaha tetap mudah terlihat tanpa mengganggu elemen bangunan lainnya. 

3. Periksa Jarak dari Jalan dan Trotoar

Signage yang menjorok keluar bangunan perlu memperhatikan ruang publik. Pemasangan tidak boleh mengganggu jalur pejalan kaki, kendaraan, atau fasilitas umum. Jarak dari tepi jalan dan area pedestrian juga perlu diperiksa agar posisi signage tetap aman serta tidak mengurangi ruang gerak di sekitarnya. 

4. Pertimbangkan Sudut Pandang Pengunjung

Arah datang pengunjung ikut menentukan posisi signage. Nama usaha sebaiknya dapat terbaca dengan jelas tanpa tertutup pohon, tiang, kendaraan, atau elemen bangunan lainnya. Sudut pandang dari jalan, area parkir, dan jalur pedestrian juga perlu diperhatikan agar signage mudah ditemukan sejak sebelum memasuki bangunan. Selain itu, ukuran huruf dan kontras warna perlu disesuaikan dengan jarak baca yang tersedia. 

Checklist Sebelum Membuat Signage Bangunan Komersial

Sebelum signage masuk tahap produksi, beberapa hal berikut dapat diperiksa terlebih dahulu:

  • Ketentuan reklame atau papan nama di daerah setempat.
  • Kebutuhan izin dan dokumen pendukung.
  • Batas ukuran dan ketinggian signage.
  • Area atau titik yang diperbolehkan untuk pemasangan.
  • Ketentuan bentuk, material, dan pencahayaan jika ada.
  • Kekuatan struktur dan keamanan pemasangan.
  • Jarak signage dari jalan, trotoar, atau area publik.
  • Aturan khusus pada kawasan tertentu.

Pemeriksaan tersebut membantu desain disesuaikan sejak awal sehingga risiko perubahan setelah produksi dapat dikurangi.

Kesimpulan

Regulasi signage perlu diperhatikan bersamaan dengan aspek desain, bukan setelah papan nama selesai diproduksi. Perizinan, ukuran, lokasi, bentuk, konstruksi, keamanan, dan aturan kawasan dapat menjadi bagian dari pertimbangan.

Karena setiap daerah dapat memiliki ketentuan berbeda, pemeriksaan regulasi pemerintah daerah setempat menjadi langkah penting sebelum membuat dan memasang signage. Dengan perencanaan yang tepat, papan nama dapat mendukung identitas bangunan sekaligus mengikuti ketentuan yang berlaku.

Berikut Regulasi Signage yang Perlu Diketahui Sebelum Membuat Papan Nama Bangunan Komersil. Pemasangan signage pada bangunan komersial perlu memperhatikan ketentuan terkait ukuran, lokasi pemasangan, struktur, tata letak, hingga perizinan yang berlaku di wilayah setempat. Memahami regulasi sejak awal dapat membantu menghindari kesalahan desain dan memastikan papan nama terpasang sesuai ketentuan. Temukan berbagai tips, panduan perawatan rumah, serta informasi seputar arsitektur dan desain interior melalui Arsika Daily. Beragam artikel informatif dapat membantu menemukan inspirasi desain dan informasi yang tepat sebelum merancang atau memasang signage bangunan komersial.

Arsika Daily

Arsika Daily

Keep in touch with our news & offers

Subscribe to Our Newsletter

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *